Sabtu, 14 Januari 2012

Artikel Kesehatan :: Masalah Menyusui Pada Masa Pasca Persalinan Dini

Masalah Menyusui Pada Masa Pasca Persalinan Dini - Pada masa ini (Pasca Persalinan Dini), kelainan yang sering terjadi pada ibu menyusui antara lain : putting susu datar, atau terbenam, putting susu lecet, payudara bengkak, saluran susu tersumbat dan mastitis atau abses. Dibawah ini sedikit penjelasan dan  cara mengatasi masalah Menyusui Pasca Persalinan Dini:

Masalah Menyusui Pada Masa Pasca Persalinan Dini
ilustrasi

1. Putting susu lecet
Pada keadaan ini seringkali seorang ibu menghentikan menyusui karena putingnya sakit. Yang perlu dilakukan adalah :
  • Cek bagaimana perlekatan ibu-bayi
  • Apakah terdapat Infeksi Candida (mulut bayi perlu dilihat). Kulit merah, berkilat, kadang gatal, terasa sakit yang menetap, dan kulit kering bersisik (flaky)

Pada keadaan putting susu lecet, yang kadang kala retak-retak atau luka, maka dapat
dilakukan dengan cara-cara seperti ini :
  • Ibu dapat terus memberikan ASInya pada keadaan luka tidak begitu sakit.
  • Olesi putting susu dengan ASI akhir (hind milk), jangan sekali-sekali memberikan obat lain, seperti krim, salep, dan lain-lain.
  • Putting susu yang sakit dapat diistirahatkan untuk sementara waktu kurang lebih 1x24 jam, dan biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu sekitar 2x24 jam.
  • Selama putting susu diistirahatkan, sebaiknya SAI tetap dikeluarkan dengan tangan, dan tidak dianjurkan dengan alat pompa karena nyeri.
  • Cuci payudara sekali saja sehari dan tidak dibenarkan untuk menggunakan sabun.

2. Payudara bengkak
Dibedakan antara payudara penuh, karena berisi ASI, dengan payudara bengkak. Pada payudara penuh; rasa berat pada payudara, panas dan keras. Bila diperiksa ASI keluar, dan tidak ada demam. Pada payudara bengkak; payudara udem, sakit, puting kencang, kulit mengkilat walau tidak merah, dan bila diperiksa/isap ASI tidak keluar. Badan bisa demam setelah 24 jam. Hal ini terjadi karena antara lain produksi ASI meningkat, terlambat menyusukan dini, perlekatan kurang baik, mungkin kurang sering ASI dikeluarkan dan mungkin juga ada pembatasan waktu menyusui.

Untuk mencegah maka diperlukan (1) menyusui dini (2) perlekatan yang baik (3) menyusui “on demand”/ Bayi harus lebih sering disusui. Apabila terlalu tegang, atau nayi tidak dapat menyusu sebaiknya ASI dikeluarkan dahulu, agar ketegangan menurun.

Dan untuk merangsang reflex Oxytocin maka dilakukan :
  • Kompres panas untuk mengurangi rasa sakit.
  • Ibu harus rileks
  • Pijat leher dan punggung belakang (sejajar daerah payudara)
  • Pijat ringat pada payudara yang bengkak (pijat pelan-pelan kea rah tengah)
  • Stimulasi payudara dan putting

Selanjutnya kompres dingin pasca menyusui, untuk mengurangi udem. Pakailah BH yang sesuai. Bila terlalu sakit dapat diberikan obat analgetik.

3. Mastitis atau abses payudara
Mastitis adalah peradangan pada payudara. Payudara menjadi merah, bengkak kadangkala diikuti rasa nyeri dan panas, suhu tubuh meningkat. Di dalam terasa ada masa padat (lump), dan diluarnya kulit menjadi merah. Kejadian ini terjadi pada masa nifas 1-3 minggu setelah persalinan diakibatkan oleh sumbatan saluran susu yang berlanjut. Keadaan ini disebabkan kurangnya ASI diisap/dikeluarkan atau pengisapan yang tak efektif. Dapat juga karena kebiasaan menekan payudara dengan jari atau karena tekanan baju/BH. Pengeluaran ASI yang kurang baik pada payudara yang besar, terutama pada bagian bawah payudara yang menggantung.

Ada dua jenis Mastitis ; yaitu yang hanya karena milk stasis adalah Non Infective Mastitis dan yang telah terinfeksi bakteri : iInfective Mastitis. Lecet pada puting dan trauma pada kulit juga dapat mengundang infeksi bakteri. Beberapa tindakan yang dapat dilakukan:
  • Kompres hangat/panas dan pemijatan
  • Rangsang Oxtocin; dimulai pada payudara yang tidak sakit, yaitu stimulasi putting, pijat leher-punggung, dan lain-lain.
  • Pemberian antibiotik; Flucloxacilin atau Erythromycin selama 7-10 hari.
  • Bila perlu bisa diberikan istirahat total dan obat untuk penghilang rasa nyeri.
  • Kalau sudah terjadi abses sebaiknya payudara yang sakit tidak boleh disusukan karena mungkin memerlukan tindakan bedah.

0 komentar:

Poskan Komentar