Senin, 30 April 2012

Penelitian Kesehatan Masyarakat :: Model pendampingan masyarakat untuk kewaspadaan resiko kematian bayi

Contoh Penelitian Kesehatan Masyarakat

Selamat datang di blog Jurnal Pendidikan. Sobat Jurnal Pendidikan Pada kesempatan kali ini admin akan berbagi artikel tentang Contoh Penelitian Kesehatan Masyarakat dengan judul "Model pendampingan masyarakat untuk kewaspadaan resiko kematian bayi" yang disusun Oleh : Ibu Cahya Tri Purnami, Bpk. Darminto, Ibu Atik Mawarni, dan Bpk Yudhy Dharmawan (Beliau-beliau adalah Staf Undip, profil lengkap bisa dicari disini). atau mungkin sobat pendidikan ingin terlebih dahulu membaca posting sebelumnya yang membahas "Contoh Penelitian Kesehatan Masyarakat :: Aplikasi Sistem Pemberdayaan Masyarakat (SISDAMAS) Melalui, Peran Aktif Masyarakat Dalam Peningkatan Pelayanan Kesehatan 2011-2015".semoga bermanfaat.

Model Pendampingan Masyarakat Untuk Kewaspadaan Resiko Kematian Bayi
(studi kasus di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang)
Oleh : Cahya Tri Purnami, Darminto, Atik Mawarni, Yudhy Dharmawan

Abstrak
Angka Kematian bayi (AKB) di Kabupaten Semarang sudah di bawah Provinsi Jawa Tengah yaitu 27 kematian per 1000 kelahiran hidup. Angka tersebut tentu saja sudah baik, namun tidak merata dan tidak menggambarkan AKB di Kabupaten Semarang. Kejadian kematian bayi di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, pada akhir tahun 2009 mencapai 11 kejadian kematian bayi yang sebenarnya bisa dicegah/dideteksi sejak awal. Disisi lain di desa tersebut terdapat bidan desa dan bidan koordinator puskesmas yang kebetulan juga sebagai ibu Kepala Desa ,namun masyarakat di dusun tersebut masih banyak yang memilih dukun sebagai penolong persalinan tanpa pendampingan tenaga kesehatan,walaupun para ibu pada saat hamil sudah periksa kehamilan di bidan dan diberikan penjelasan serta diberikan stiker P4K, terutama di dusun Ploso yang jauh dari pusat pemerintahan desa dan pelayanan kesehatan.

Tujuan kegiatan yaitu mengetahui gambaran sistem kemasyarakatan yang mendukung kewaspadaan terhadap kejadian kematian bayi melalui metode PRA ( Participatory Rural Appraisal ) tentang resiko kematian bayi dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang resiko kematian bayi, mensosialisikan peranan masyarakat dan petugas kesehatan dalam mencegah kejadian kematian bayi. Kegiatan ini menghasilkan informasi bentuk kewaspadaan yang sudah dilakukan dalam rangka menurunkan AKB antara lain pembagian buku KIA kepada ibu hamil yang didalamnya ada stiker oleh bidan desa yang memberi pelayanan kehamilan, beberapa ibu hamil telah menempelkan stiker namun tidak mudah dilihat, ketidaktahuan ibu hamil & keluarga tentang tujuan dari pemasangan stiker,masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui golongan darahnya serta belum ada monitoring terpasangnya stiker KIA pada rumah ibu hamil dan pemanfaatannya baik oleh masyarakat maupun oleh petugas kesehatan ( bidan desa).Disarankan kepada petugas kesehatan di desa agar menjelaskan kembali tentang kegunaan stiker P4K kepada ibu hamil saat kunjungan pelayanan kehamilan dan melakukan monitoring stiker P4K yang telah dibagikan, sedangkan penjelasan kepada kader/masyarakat dapat dilakukan melalui pertemuan PKK atau pengajian, terutama tentang cara pengisian stiker P4K dan penempelan stiker P4K yang benar.

Kata kunci : P4K, monitoring stiker P4K, deteksi resiko, kematian bayi,AKB

sampul depan


Selengkapnya mengenai Penelitian Kesehatan Masyarakat :: Model pendampingan masyarakat untuk kewaspadaan resiko kematian bayi (studi kasus di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang). silakan sobat (download) gratis.

itulah tadi posting Penelitian Kesehatan Masyarakat :: Model pendampingan masyarakat untuk kewaspadaan resiko kematian bayi (studi kasus di Desa Banyukuning Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. semoga ada guna dan manfaatnya. wassalam

0 komentar:

Poskan Komentar